Senin, 26 Desember 2016

Apa itu Antropologi ?



Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat dalam suatu etnis tertentu. Antropologi berasal dari kata anthropos yang berarti “manusia ” atau “orang”, dan logos yang berarti “ilmu”. Antropologi juga mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial dan juga mempelajari seluruh kondisi manusia pada masa lalu, sekarang, maupun masa depan.
Budaya Antropologi menggabungkan etnografi dan etnologi untuk mempelajari masyarakat dan budaya manusia yang bertujuan untuk menjelaskan kesamaan sosial, budaya dan perbedaan.
Perbandingan antara Etnografi dan Ethnology :
Etnografi
  • membutuhkan kerja lapangan untuk mengumpulkan data
  • deskriptif
  • spesifik kelompok atau masyarakat
Ethnology
  • mengacu pada data yang dikumpulkan oleh sejumlah peneliti
  • sintetis
  • komparatif atau lintas budaya

Filsafat manusia adalah bagian integral dari system filsafat, yang secar spsesifik menyoroti hakikat atau esensi manusia.
Filsafat manusia juga berguna untuk mengetahui apa dan siapa manusia secara menyeluruh, melainkan juga untuk mengetahui siapakah sesungguhnya diri kita di dalam pemahaman tentang manusia yang menyeluruh itu. Manusia adalah makhluk Tuhan yang otonom, memiliki jiwa dan raga , dan sebagai makhluk individu yang memasyarakat.
Sumber :
Bagus Luffie. 2014. Sosiologi, Antropologi, Filsafat Manusia dan Psikologi. https://bagusluffie.wordpress.com/2014/02/26/sosiologi-antropologi-filsafat-antropologi-dan-psikologi/ (diakses pada 27 Desember 2016 pukul 12.30)

Apa itu Sosiologi?



Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku sosial dalam kelompok manusia. Yang pertama kali mencetuskan istilah ‘sosiologi’ yaitu ilmuwan yang berasal dari perancis bernama August Comte dan disebut sebagai Bapak Sosiologi.
Tokoh-tokoh Penting Dalam Sosiologi :
August Comte
  • Penyelidikan sistematis perilaku yang diperlukan untuk meningkatkan masyarakat
  • Istilah yang diciptakan “sosiologi”
Harriet Martineau
  • Perilaku sosial belajar di Inggris dan AS
  • Lebih menekankan dampak ekonomi, hukum, perdagangan, kesehatan, dan masyarakat pada masalah-masalah sosial
    • Salah satu karyanya yang terkenal adalah The Positive Philosophy of Auguste Comte, Freely Translated and Condensed
Herbert Spencer
  • Mempelajari “evolusi” perubahan dalam masyarakat
  • Dalam bukunya The Principles of Sociology, Spencer menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis
Emile Durkhei
  • Memahami perilaku harus dalam konteks sosial yang lebih besar
  • Mengklasifikasi pembagian sosiologi atas 7 seksi, yaitu : Sosiologi umum, sosiologi sgama, sosiologi hukum dan moral, sosiologi tentang kejahatan, sosiologi ekonomi, sosiologi estetika, dan demografi
Max Webber
  • Berusaha memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan menelaah sebab-sebab terjadinya interaksi sosial.
  • Max terkenal dengan teori ideal typus, yaitu merupakan suatu konstruksi dalam pikiran seorang peneliti yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis gejala-gejala dalam masyarakat
Karl Mark
  • Karl Mark bekerja sama dengan Engels
  • Kelompok menekankan bahwa Identifikasi dan Asosiasi itu pengaruh dari tempat seseorang dalam masyarakat
W. E. B. Du Bois
  • Sosiolog hitam membantu untuk memperjuangkan masyarakat egalitarian ras
  • Pengetahuan penting dalam memerangi prasangka
  • Studi mendalam tentang kehidupan perkotaan
  • Lebih berfokus pada agama di tingkat masyarakat
Fokus Sosiologi, yaitu :
  • Bagaimana hubungan mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat
  • Bagaimana masyarakat untuk mengembangkan dan melakukan perubahan
Sumber :
Bagus Luffie. 2014. Sosiologi, Antropologi, Filsafat Manusia dan Psikologi. https://bagusluffie.wordpress.com/2014/02/26/sosiologi-antropologi-filsafat-antropologi-dan-psikologi/ (diakses pada 27 Desember 2016 pukul 12.30)


Pengertian Filsafat Ilmu Menurut Beberapa Ahli





  • Robert Ackerman : “philosophy of science in one aspect as a critique of current scientific opinions by comparison to proven past views, but such aphilosophy of science is clearly not a discipline autonomous of actual scientific paractice”. (Filsafat ilmu dalam suatu segi adalah suatu tinjauan kritis tentang pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadap kriteria-kriteria yang dikembangkan dari pendapat-pendapat demikian itu, tetapi filsafat ilmu jelas bukan suatu kemandirian cabang ilmu dari praktek ilmiah secara aktual).
  • Lewis White Beck : “Philosophy of science questions and evaluates the methods of scientific thinking and tries to determine the value and significance of scientific enterprise as a whole”. (Filsafat ilmu membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan).
  • A. Cornelius Benjamin : “That philosopic disipline which is the systematic study of the nature of science, especially of its methods, its concepts and presuppositions, and its place in the general scheme of intellectual discipines.” (Cabang pengetahuan filsafati yang merupakan telaah sistematis mengenai ilmu, khususnya metode-metodenya, konsep-konsepnya dan praanggapan-praanggapan, serta letaknya dalam kerangka umum cabang-cabang pengetahuan intelektual).
  • Michael V. Berry : “The study of the inner logic if scientific theories, and the relations between experiment and theory, i.e. of scientific methods”. (Penelaahan tentang logika interen dari teori-teori ilmiah dan hubungan-hubungan antara percobaan dan teori, yakni tentang metode ilmiah).
  • May Brodbeck : “Philosophy of science is the ethically and philosophically neutral analysis, description, and clarifications of science”. (Analisis yang netral secara etis dan filsafati, pelukisan dan penjelasan mengenai landasan – landasan ilmu).
Berdasarkan pendapat di atas kita memperoleh gambaran bahwa filsafat ilmu merupakan telaah kefilsafatan yang ingin menjawab pertanyaan mengenai hakikat ilmu, yang ditinjau dari segi ontologis, epistemelogis maupun aksiologisnya. Dengan kata lain filsafat ilmu merupakan bagian dari epistemologi (filsafat pengetahuan) yang secara spesifik mengakaji hakikat ilmu.
Anonim. 2010. Hubungan Filsafat Ilmu dengan Psikologi. https://technurlogy.wordpress.com/2010/03/26/hubungan-filsafat-ilmu-dengan-psikologi/ (diakses pada 27 Desember 2016 pukul 12.30)